Kirab Merah Putih Semarakkan HUT RI ke-81 di Hutan Mangrove Asahan

Wabup Asahan ajak generasi muda menjaga persatuan, Kecamatan Silau Laut promosikan potensi wisata mangrove melalui kirab bendera.

Keterangan : Foto bersama.(Dok/Ist)

WB – Asahan | Menyambut peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Pemerintah Kecamatan Silau Laut, Kabupaten Asahan, Sumatera Utara, menggelar Kirab Bendera Merah Putih di kawasan Objek Wisata Hutan Mangrove, Desa Silau Baru, Minggu (2/8/2026). Kegiatan tersebut menjadi simbol penghormatan terhadap perjuangan para pahlawan sekaligus ajang memperkenalkan potensi wisata daerah kepada masyarakat.

Kirab diikuti Wakil Bupati Asahan Rianto, Camat Silau Laut Utomo, Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Asahan Agus Ramanda, para kepala desa se-Kecamatan Silau Laut, serta ratusan peserta yang terdiri atas pelajar dan kontingen Jambore Nasional (Jamnas) Kwarcab Asahan.

Rangkaian kegiatan diawali dengan jalan kaki sejauh sekitar dua kilometer sambil mengarak Bendera Merah Putih menuju lokasi utama kirab di kawasan wisata Hutan Mangrove. Antusiasme peserta mewarnai kegiatan yang berlangsung penuh semangat kebangsaan.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Asahan Rianto menegaskan bahwa kirab bendera bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum untuk mengenang jasa para pahlawan yang telah mengorbankan jiwa dan raga demi merebut kemerdekaan Indonesia.

“Kain Merah Putih ini adalah kehormatan bangsa. Ini bukan hanya simbol, tetapi wujud perjuangan yang diperjuangkan dengan darah dan air mata oleh para pahlawan,” ujar Rianto.

Ia mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya generasi muda, untuk meneladani semangat persatuan yang ditunjukkan para pendiri bangsa. Menurutnya, persatuan merupakan fondasi utama dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

“Hatta tidak pernah melawan Soekarno, Soekarno tidak pernah melawan Sudirman. Prinsip mereka jelas, benteng pertahanan terakhir bangsa adalah persatuan dan musuh utamanya adalah perpecahan,” katanya.

Rianto berharap semangat perjuangan para pahlawan terus hidup dalam diri generasi muda melalui karya dan pengabdian nyata bagi bangsa.

“Jangan sentuh bendera kami, jangan sentuh Pancasila. Mari isi kemerdekaan dengan kerja nyata, karena siapa tahu dari desa ini akan lahir pemimpin besar bangsa,” ucapnya.

Ia menambahkan, kemerdekaan merupakan amanah yang harus dijaga bersama melalui semangat gotong royong dan pembangunan di berbagai sektor.

“Mari kita satukan langkah untuk membangun Kabupaten Asahan demi Indonesia yang lebih maju,” tegasnya.

Sementara itu, Camat Silau Laut, Utomo, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Asahan atas dukungan terhadap penyelenggaraan kegiatan tersebut. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada Kapolres Asahan beserta jajaran, Satpol PP, seluruh kepala desa dan perangkat desa, tokoh masyarakat, serta tokoh pemuda yang turut menyukseskan kirab bendera.

Menurut Utomo, selain menumbuhkan semangat nasionalisme, kegiatan tersebut juga menjadi sarana memperkenalkan potensi wisata unggulan yang dimiliki Kecamatan Silau Laut kepada masyarakat luas.

“Melalui kegiatan ini kami ingin menyampaikan kepada masyarakat bahwa salah satu destinasi wisata unggulan di Kabupaten Asahan berada di Kecamatan Silau Laut, yakni kawasan Wisata Hutan Mangrove yang memiliki potensi besar untuk terus dikembangkan,” ujarnya.

Kirab Bendera Merah Putih di Hutan Mangrove Silau Baru menjadi salah satu rangkaian kegiatan menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Asahan. Pemerintah daerah berharap kegiatan bernuansa kebangsaan seperti ini dapat terus membangkitkan semangat cinta tanah air, mempererat persatuan masyarakat, sekaligus mendorong promosi sektor pariwisata sebagai salah satu penopang pertumbuhan ekonomi daerah.(Edi)