
Wartaberita.co.id – Pakpak Bharat | Lagi-lagi, tanah longsor yang mengakibatkan terhentinya arus lalu lintas untuk beberapa saat terjadi di jalan negara yang menghubungkan Pakpak Bharat dan Kota Subulussalam, Provinsi NAD.
Peristiwa longsor yang menutup permukaan kontruksi jalan berlangsung kemarin di Dusun Bulu Didi, Desa Tanjung Mulia, Kecamatan STTU Jehe.
Kondisi cuaca terbilang cukup ekstrim dengan turunnya hujan berintensitas tinggi ditengarai sebagai penyebab longsor dan pohon tumbang hingga menimpa jalan. Material longsoran berupa tanah bercampur bebatuan cukup memperparah keadaan.
Terlihat juga, badan jalan mengalami keretakan dan amblas. Permukaan kontruksi yang amblas mengakibatkan lobang menganga di area tertentu badan jalan.
Menurut Kapolres Pakpak Bharat, AKBP Oloan Siahaan SIK MH, melalui Kapolsek Sukaramai, AKP Sukanto Berutu SH, sebagaimana disampaikan Kasi Humas, Aiptu Widodo, kejadian tanah longsor tersebut awalnya dilaporkan oleh Kaposlantas Sibande, Aipda Dolar Tarigan kepada pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD). Dolar didampingi Bhabinkamtibmas Polsek Sukaramai, Aiptu GE Harahap ketika membuka komunikasi kepada BPBD setempat.
Pihak BPBD menyahuti respon dari Dolar Tarigan dengan menerjunkan satu unit alat berat ke lokasi dimaksud.
Bersama dengan aparatur dari Kantor Camat STTU Jehe, TNI dan Kepolisian, BPBD bahu membahu melakukan normalisasi titik badan jalan yang terdampak longsoran.
“Sudah kita tangani. Namun kami menghimbau kepada masyarakat dan pengguna jalan raya, supaya tetap waspada dan hati-hati, mengingat hujan masih berlangsung. Hal itu dikhawatirkan akan menyebabkan potensi longsor,” sebut Kepala Pelaksanan BPBD Pakpak Bharat, Augusman Harapan Padang MSi.
Augusman juga menyampaikan apresiasi kepada pihak kepolisian yang telah tanggap dan memberitahukan keadaan longsor, sehingga keadaan dapat segera diatasi. (Giahta Solin)












