Masyarakat Desa Simanduma Lakukan Gotong Royong Perbaiki Saluran Irigasi

Keterangan : Gotong royong.(Ist)

 

WartaBerita.co.id – Dairi | Kepala Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan, dan Perikanan (DPKPP) Kabupaten Dairi, Robot Simanullang, memimpin survei lokasi perbaikan saluran irigasi persawahan di Desa Simanduma, Kecamatan Pegagan Hilir, tepatnya di Daerah Irigasi (DI) Sipoga-poga pada Rabu (18/6/2025).

Kegiatan perbaikan saluran irigasi ini dilakukan secara swadaya oleh masyarakat setempat dengan prinsip gotong royong, melibatkan alat berat untuk membersihkan longsoran yang menghambat aliran air. Masyarakat bekerja sama untuk memastikan sistem irigasi ini dapat berfungsi dengan baik kembali.

Usai meninjau lokasi, Kadis DPKPP Robot Simanullang mengungkapkan bahwa tujuan kedatangannya bersama Kepala Bidang Penyuluhan, Sukaedah Angkat, dan para Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) adalah untuk memastikan kondisi lapangan serta langkah-langkah perbaikan yang dapat dilakukan selanjutnya.

“Kami hadir untuk melihat langsung kondisi di lapangan dan mengevaluasi apa yang perlu dilakukan untuk mengatasi masalah ini,” ujarnya.

Menurut penjelasan Robot, ada sekitar 56 hektar lahan persawahan di Desa Simanduma yang sangat bergantung pada sistem irigasi ini. Namun, beberapa tahun terakhir, para petani di kawasan ini tidak lagi menanam padi akibat kekurangan pasokan air. Bencana longsor yang terjadi juga memperburuk kondisi saluran irigasi yang ada.

“Petani sudah beberapa tahun ini tidak dapat menanam padi lagi karena sumber air irigasi yang terbatas, ditambah lagi dengan longsoran yang semakin memperburuk keadaan,” ungkapnya.

Meski demikian, Robot memberikan apresiasi kepada masyarakat Desa Simanduma, yang dibawah kepemimpinan Kepala Desa, Julfri Banjarnahor, berhasil melakukan perbaikan saluran irigasi ini secara swadaya dan gotong royong.

“Saya sangat mengapresiasi usaha masyarakat Desa Simanduma. Namun, upaya ini masih membutuhkan penanganan lebih lanjut agar kita dapat mendukung program swasembada pangan dan ketahanan pangan nasional, serta mencegah petani beralih dari padi ke komoditas lain,” lanjut Robot.

Senada dengan itu, warga setempat, Jonter Pandiangan dan Boster Naibaho, juga berharap agar pemerintah memberikan perhatian lebih untuk mengatasi persoalan irigasi yang ada, guna memastikan ketahanan pangan dan kelangsungan hidup para petani.(Bernad)