WB – Medan | Musibah tanah longsor yang terjadi di wilayah Tapanuli menggugah kepedulian Paguyuban Bilal Mayit dan Penggali Kubur Sumatera Utara.
Sebagai wujud empati terhadap para korban, organisasi tersebut menyalurkan bantuan berupa kain kafan serta kebutuhan pemulasaran lainnya.
Penyerahan dilakukan di Medan pada Selasa (2/12/2025) kepada pihak yang berperan dalam proses pemakaman korban bencana.
Bantuan diterima langsung oleh Jefri Simanjuntak, perwakilan penggali kubur, dan Nurlediah Hutagalung yang mewakili Bilal Mayit Tapanuli Utara. Keduanya sebelumnya telah terlibat dalam memandikan jenazah korban longsor.
Jefri menyampaikan ucapan terima kasih kepada berbagai pihak yang turut membantu pelaksanaan kegiatan, termasuk Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Jenderal Pol (Purn) Drs. Agus Andrianto, S.H., M.H., serta jajaran Orwil ICMI Sumut.
Ketua Umum Paguyuban Bilal Mayit dan Penggali Kubur Sumut, Pusman, menyerahkan bantuan tersebut didampingi Kepala Bidang Logistik, Reja Berutu.
Selain itu, Pusman juga mengapresiasi sejumlah pihak lain yang telah memberikan dukungan, antara lain Kapolres Belawan AKBP Wahyudi, Kompol Bayu Putra Samara dari Direktorat Narkoba Bareskrim, Irwansyah Putra Nasution S.H., M.H., serta Irham.
Dirinya menilai kolaborasi tersebut mencerminkan kepedulian sosial yang masih kuat di tengah masyarakat. “Kami menyampaikan duka cita yang sedalam-dalamnya kepada keluarga korban. Semoga diberikan ketabahan menghadapi ujian ini,” ujar Pusman.
Menurutnya, aksi kemanusiaan ini tidak sekadar penyaluran bantuan, tetapi juga bentuk penghormatan terakhir kepada para korban bencana dan wujud tanggung jawab moral paguyuban untuk hadir mendampingi masyarakat yang membutuhkan.(Sri)












