
WartaBerita.co.id – Dairi | Pemerintah Kabupaten Dairi menggelar pertemuan sosialisasi terkait penyelenggaraan program Kabupaten/Kota Sehat (KKS) pada Jumat (8/11/2024), di Hotel Mutiara Sidikalang. Acara tersebut menghadirkan narasumber dari Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara, Dedy A. Lubis, SKM, dan Zulfa Yandra Lubis, SKM.
Dalam sambutan yang dibacakan oleh Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Dairi, Romedi Bangun, Penjabat Sekda Dairi, Jonny Hutasoit, menyampaikan bahwa tujuan utama dari pembangunan kesehatan adalah untuk meningkatkan kesadaran, kemauan, dan kemampuan masyarakat dalam menjalani hidup sehat, dengan harapan dapat mencapai derajat kesehatan yang optimal. Salah satu cara untuk mewujudkan hal tersebut adalah dengan mengembangkan program Kabupaten/Kota Sehat.
“Pertemuan ini sangat penting dalam merencanakan langkah-langkah penyelenggaraan Kabupaten/Kota Sehat di Kabupaten Dairi, guna meningkatkan pemahaman kita dalam mengoptimalkan program ini,” ujar Romedi Bangun.
Romedi juga menekankan bahwa program Kabupaten/Kota Sehat bukan hanya milik sektor kesehatan, melainkan menjadi tanggung jawab seluruh instansi terkait dan seluruh lapisan masyarakat. Keberhasilan program ini sangat bergantung pada peran aktif masyarakat dan lebih mengutamakan proses daripada output.
“Program Kabupaten/Kota Sehat sejalan dengan Peraturan Presiden Nomor 18 Tahun 2020 tentang RPJMN 2020-2024, yang mencakup 9 tatanan, yaitu: 1. Kehidupan masyarakat sehat mandiri, 2. Permukiman dan fasilitas umum, 3. Satuan pendidikan, 4. Pasar, 5. Perkantoran dan perindustrian, 6. Pariwisata, 7. Transportasi dan tertib lalu lintas, 8. Perlindungan sosial, dan 9. Penanggulangan bencana,” jelasnya.
Dedy A. Lubis, SKM, selaku narasumber, menyoroti pentingnya penguatan kelembagaan Tim Pembina dan Forum dalam penanganan program KKS. Menurut Dedy, seluruh anggota forum harus memahami tatanan yang ada, melakukan advokasi kepada Organisasi Perangkat Daerah (OPD), dan memperkuat Forum Kabupaten/Kota Sehat (FKKS) serta Pokja kelurahan/desa. Selain itu, forum ini harus berperan sebagai koordinator di tingkat kecamatan untuk memahamkan masyarakat tentang KKS serta menggali potensi dan permasalahan setempat untuk merumuskan program unggulan.
“Forum komunikasi di tingkat kecamatan juga bertugas untuk membentuk dan membina kelembagaan di tingkat desa, merumuskan usulan prioritas, sasaran, perencanaan, dan evaluasi perkembangan dari Desa/Kelurahan Sehat yang tercantum dalam indikator capaian tujuan KKS sampai pada tingkat desa dan kecamatan,” kata Dedy.
Lebih lanjut, Dedy menambahkan bahwa forum di tingkat kecamatan juga bertanggung jawab untuk mengupayakan sumber pembiayaan yang tidak dapat ditanggung oleh Forum dan Pokja, dengan mencari bantuan dari LSM, sektor swasta, dan pemerintah, serta memanfaatkan dana desa. Forum juga perlu mengkoordinasikan pelaksanaan kegiatan yang melibatkan masyarakat, pemerintah, dan unsur non-pemerintah agar dapat dilaksanakan secara efektif, sementara Pokja Kelurahan/Desa Sehat berfungsi untuk merumuskan strategi-strategi yang diperlukan.
Acara ini turut dihadiri oleh sejumlah pejabat dan perwakilan dari berbagai instansi yang mendukung program Kabupaten/Kota Sehat di Kabupaten Dairi.(Ril/bs)












