
WartaBerita.co.id – Dairi | Wakil Bupati (Wabup) Dairi, Wahyu Daniel Sagala, memimpin upacara peringatan Hari Otonomi Daerah (Otda) ke-XXIX pada Jumat (25/4/2025). Upacara yang digelar di depan Kantor Bupati Dairi ini diikuti oleh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Dairi, serta dihadiri oleh perwakilan unsur Forkopimda dan Sekretaris Daerah, Charles Bantjin.
Dalam kesempatan ini, Wahyu Sagala membacakan sambutan Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, dengan mengusung tema “Sinergi Pusat dan Daerah Membangun Nusantara Menuju Indonesia Emas 2045.” Tema ini menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah dalam mewujudkan visi Indonesia yang lebih maju dan sejahtera pada 2045.
Wakil Bupati Wahyu menegaskan bahwa Hari Otonomi Daerah adalah tonggak sejarah penting bagi administrasi pemerintahan di Indonesia. Peringatan ini bertujuan untuk mengingatkan kembali pentingnya pelaksanaan otonomi daerah, yang merupakan bentuk desentralisasi kekuasaan dari pemerintah pusat ke daerah. Dengan demikian, daerah memiliki kewenangan untuk mengatur dan mengurus kepentingan masyarakat sesuai dengan potensi dan karakteristik lokal masing-masing.
“Peringatan Hari Otonomi Daerah ini mengingatkan kita akan komitmen bersama dalam meningkatkan pelayanan publik, kesejahteraan masyarakat, dan daya saing daerah. Ini adalah bentuk apresiasi terhadap semangat desentralisasi dalam sistem pemerintahan Indonesia,” ujar Wahyu Sagala.
Lebih lanjut, Wahyu menyampaikan bahwa otonomi daerah memberikan peluang besar bagi pemerintah kabupaten/kota untuk menggali potensi lokal dan mempercepat pembangunan yang sesuai dengan kebutuhan dan kondisi khas daerah. Meskipun dihadapkan pada berbagai tantangan, seperti ketimpangan kapasitas antar daerah dan tumpang tindih kewenangan, otonomi daerah tetap bertujuan memberikan ruang yang lebih luas bagi pemerintah daerah untuk mengatur urusan internalnya, baik dalam aspek politik, ekonomi, sosial, maupun budaya.
Peringatan ini menjadi momen penting dalam upaya meningkatkan efektivitas pemerintahan daerah dan memperkuat sinergi antara pusat dan daerah untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045.(Bernad)












