Wabup Deni Lumbantoruan Tegaskan Tiga Fokus Pembangunan di Musrenbang Sipoholon

SDM unggul, pertanian, dan pariwisata jadi prioritas, desa didorong kelola sampah mandiri.

WB – Taput | Wakil Bupati Tapanuli Utara (Wabup Taput), Dr. Deni Parlindungan Lumbantoruan, M.Eng., memimpin Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Sipoholon Tahun 2027 yang digelar di Gereja HKBP Lumban Baringin, Senin (23/2/2026). Kegiatan ini menjadi forum strategis dalam merumuskan arah pembangunan daerah berbasis kebutuhan masyarakat.

Dalam arahannya, Wakil Bupati menegaskan bahwa pembangunan Kabupaten Tapanuli Utara ke depan akan difokuskan pada tiga sektor utama, yakni peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM), peningkatan produktivitas pertanian, serta pengembangan sektor pariwisata. Beberapa destinasi unggulan seperti Salib Kasih, Huta Ginjang, dan Pulau Sibandang disebut sebagai prioritas pengembangan.

Ia menjelaskan bahwa konsep SDM unggul tidak hanya terbatas pada pendidikan formal, tetapi juga mencakup peningkatan kualitas tenaga kerja yang adaptif dan kompetitif. Oleh karena itu, seluruh perencanaan pembangunan diharapkan selaras dengan ketiga fokus utama tersebut, selain tetap mengakomodasi program dari pemerintah pusat dan provinsi.

Wakil Bupati juga menekankan pentingnya evaluasi terhadap kondisi sosial masyarakat, termasuk karakter generasi muda serta kebersihan lingkungan. Ia mengajak seluruh perangkat daerah hingga tingkat desa untuk lebih aktif dalam mengidentifikasi dan menyelesaikan berbagai persoalan yang ada di tengah masyarakat.

Menurutnya, keterlibatan aktif pemerintah di semua tingkatan sangat diperlukan untuk menjaga kondusivitas serta menghadirkan solusi yang tepat melalui koordinasi lintas sektor.

Di akhir arahannya, Wakil Bupati mendorong setiap desa untuk mengembangkan inovasi pengelolaan sampah organik melalui pembuatan “takkal”, yakni metode pengolahan sampah menjadi kompos. Program ini dinilai sejalan dengan gerakan TABIR (Tapanuli Utara Bersih, Indah, dan Rapi) sekaligus mendukung sektor pertanian.

Melalui Musrenbang ini, diharapkan perencanaan pembangunan di Kecamatan Sipoholon dapat lebih terarah, partisipatif, dan mampu memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.(Bernad)