WB – Taput | Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara (Pemkab Taput) memperkuat sektor pendidikan melalui Rapat Koordinasi (Rakor) yang digelar secara daring dan dipimpin Wakil Bupati Dr. Deni Parlindungan Lumbantoruan, Kamis (22/1/2026). Kegiatan yang dipusatkan di Aula Mini Kantor Bupati ini diikuti jajaran Dinas Pendidikan, pengawas, kepala sekolah, guru, hingga tenaga kependidikan tingkat SD se-Tapanuli Utara.
Dalam rakor tersebut, pemerintah daerah memaparkan sejumlah program strategis pendidikan tahun 2026, mulai dari optimalisasi Dana BOS, pengembangan puluhan sekolah unggulan, hingga digitalisasi sistem penerimaan murid baru. Selain itu, agenda peningkatan mutu pendidikan juga mencakup pelaksanaan asesmen, Olimpiade Sains Nasional, Tes Kemampuan Akademik, serta pemetaan tenaga pendidik.
Wakil Bupati menegaskan bahwa kepala sekolah memegang peran sentral dalam peningkatan kualitas pendidikan. Ia meminta para kepala sekolah menjadi teladan dalam disiplin serta mampu mengelola sekolah secara profesional dengan melibatkan seluruh unsur pendidikan.
“Dana BOS adalah penopang utama operasional sekolah. Pengelolaannya harus transparan dan tepat sasaran untuk mendukung kualitas pembelajaran,” ujarnya.
Ia juga mendorong penguatan forum komunitas guru seperti KKG dan MGMP, serta penerapan Sistem Penjaminan Mutu sebagai instrumen evaluasi berkelanjutan. Selain aspek akademik, perhatian juga diberikan pada pencegahan kekerasan di sekolah serta pemutakhiran data pendidikan.
Sejalan dengan program daerah TABIR (Tapanuli Utara Bersih, Indah, dan Rapi), seluruh satuan pendidikan diminta menata lingkungan sekolah agar lebih tertib dan nyaman. Pemerintah daerah juga akan melakukan evaluasi kinerja kepala sekolah secara berkala sebagai bagian dari upaya peningkatan mutu pendidikan.
Langkah ini diharapkan mampu mendorong transformasi pendidikan di Tapanuli Utara agar lebih berkualitas, adaptif, dan berdaya saing.(Bernad)












