Wagubsu Buka Musrenbang RKPD Pakpak Bharat

Keterangan : Wagubsu, H Surya serta sejumlah pimpinan forkopimda foto bersama dalam gelaran Musrenbang RKPD Pakpak Bharat TA 2026 di Napa Sengkut, Salak. (Foto: Diskominfo Pakpak Bharat)

 

WartaBerita.co.id – Pakpak Bharat | Wakil Gubernur Sumatera Utara (Wagubsu), H Surya BSc, Rabu (30/4/2025) berkesempatan hadir dan membuka pelaksanaan gelaran musrenbang Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Pakpak Bharat untuk tahun anggaran (TA) 2026.

Kegiatan musyawarah rencana pembangunan RKPD itu dilaksanakan di Gedung Perpustakaan Daerah milik Pemerintah Kabupaten Pakpak Bharat di Lapangan Napa Sengkut, Kecamatan Salak.

Bupati Pakpak Bharat, Franc Bernhard Tumanggor (FBT) menjabarkan sejumlah kondisi daerah yang memiliki keterbatasan dan memerlukan perhatian dari Pemerintah vertikal maupun instansi atasan.

Disampaikan FBT, daerah yang dinakhodainya kini hanya mengandalkan akses road, sebagai pintu keluar masuk ke Kabupaten Pakpak Bharat, yakni jalur penghubung dengan Dairi. Hal itu, menurutnya sebagai faktor salah satu indikasi, wilayah otonom yang berdiri medio Juli 2003 lalu tersebut, hingga kini masih tergolong terisolir, dibandingkan dari daerah lain.

Sekaitan itu, kehadiran Wagubsu H Surya diharapkan, dua usulan peningkatan kontruksi jalan provinsi dapat terealisasi.

Peningkatan kedua akses sarana transportasi darat dimkasud, yakni Simpang Jambu-Kuta Jungak (Kecamatan Siempat Rube) hingga Sigalingging (Dairi) sepanjang 4,6 kilometer dan ruas jalan Kota Salak menjadi dua jalur.

“Terwujudnya pembangunan dan peningkatan kedua ruas jalan dimaksud diharapkan akan menjadi stimulan dalam pengembangan dan peningkatan ekonomi masyarakat di Kabupaten Pakpak Bharat,” ujar FBT.

Di tempat lain, yakni jalur penghubung dengan Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas) melalui Delleng Simpon menuju Batu Gajah, Kecamatan Parlilitan.

Meski sejak 2023 lalu, peningkatan struktur ruas jalan dengan volume fisik sepanjang 4,2 kilometer dimaksud telah sering dibahas dalam berbagai forum. Namun demikian, lanjut FBT, hingga kini realisasinya belum berjalan.

Pembangunan akses penghubung jalur darat tersebut dinilai akan turut menopang laju pertumbuhan ekonomi di dua daerah bertetangga. Arus transportasi juga akan semakin mudah dan lancar.

“Jalan dimaksud sudah lama dibuka. Usulan kami hari ini mohon dikabulkan,” sebut FBT ke Wagubsu.

Sejumlah agenda perencanaan pembukaan dan peningkatan jalan ke beberapa daerah tetangga juga telah termemori dalam pembukuan perencanaan pembangunan jangka menengah (RPJM).

Skema konektifitas melalui jalur darat akan mampu menciptakan suksesi pola pertumbuhan kawasan yang kompetitif dengan sentra kawasan industri yang memiliki komoditas unggulan daerah.

Sementara itu, Wagubsu, H Surya mengetengahkan pelaksanaan musrenbang dengan skenario penyelarasan arah pembangunan kabupaten/kota, provinsi dan nasional serta sejalan dengan program Asta Cita yang diinisiasi Presiden RI, Prabowo Subianto.

Pelaksanaan pembangunan harus melalui perencanaan yang matang, guna bisa menjawab tantangan edisiensi anggaran.

Dipaparkan Surya, evaluasi pembangunan TA 2024 lalu menggambarkan hasil pembangunan di Kabupaten Pakpak telah berjalan dengan hasil yang baik di beberapa sektor kebijakan.

Wagubsu berpesan, Pemerintah Kabupaten Pakpak Bharat untuk senantiasa terus meningkatkan kinerja secara konsisten dan berkesinambungan. (Giahta Solin)