
WartaBerita.co.id – Pakpak Bharat | Bupati Pakpak Bharat, Franc Bernhard Tumanggor (FBT) berkesempatan membagikan sejumlah paket bantuan sosial (bansos) kepada anak yatim dan anak terlantar. Bersamaan dengan pelaksanaan kegiatan yang berlangsung kemarin itu, dirangkai dengan penyerahan santunan jaminan kematian (JKM) bagi ahli waris yang ditinggal mati oleh keluarga.
Dikesempatan itu FBT menjelaskan, bansos dimaksud merupakan agenda rutin tahunan Pemerintah Kabupaten Pakpak Bharat dan peruntukannya dianggarkan demi kepentingan anak-anak yang membutuhkan bantuan dan uluran tangan. Kepada penerima manfaat, FBT berpesan, supaya mereka memiliki mental dan keberanian guna mencapai cita-cita, seperti yang diharapkan.
“Kedepannya, kalian harus lebih hebat dari kami. Apapun caranya, harus kalian gapai bintang. Semoga cita-citanya terkabul,” sebutnya memberikan motivasi.
Sementara Kepala Dinas Sosial Kabupaten Pakpak Bharat, Supardi Padang mangatakan, program santunan JKM dimaksud merupakan inisiasi kepala daerah setempat yang ditujukan bagi keluarga atau ahli waris orang yang meninggal saat melakukan pekerjaan. Pasca kematian, pihak keluarga yang ditinggalkan pasti membutuhkan dana santunan.
Ditambahakan Supardi, meski hal kematian sama sekali tidak pernah diinginkan oleh semua pihak, namun setidaknya keberadaan program dimaksud diharapkan akan bisa turut membantu dan meringankan beban keluarga yang ditinggalkan.
“Harapan kami, seluruh masyarakat Kabupaten Pakpak Bharat bisa tercover dan terlindungi dalam program ini. Keanggotan kepesertaan program dapat dilakukan secara mandiri dan melalu bantuan Pemerintah Kabupaten Pakpak Bharat,” jelas Supardi.
Santunan JKM yang tercover dalam BPJS tersebut adalah bentuk tali asih Pemerintah Kabupaten Pakpak Bharat terhadap masyarakat penerima manfaat di daerah itu. Bantuan diberikan, guna memperhatikan pihak keluarga atau ahli waris yang ditinggalkan. (Giahta Solin)












