Bupati Dairi Tanam Seribu Bibit Kemiri, Luncurkan Program “Sejuta Pohon” untuk Lestarikan Alam

Keterangan : Foto bersama.(Ist)

WartaBerita.co.id – Dairi | Komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Dairi dalam menjaga kelestarian lingkungan ditunjukkan secara nyata melalui aksi penanaman pohon dan peluncuran program besar bertajuk “Sejuta Pohon”. Langkah awal program ini ditandai dengan penanaman pohon dan pembagian seribu bibit kemiri oleh Bupati Dairi, Ir. Vickner Sinaga, didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Dairi, Ny. Rita Puspita Vickner Sinaga, Senin (19/5/2025) di kawasan Hotel Beristra, Kecamatan Sitinjo.

Program ini merupakan bentuk konkret pemerintah dalam menangani lahan kritis, menjaga keanekaragaman tanaman lokal, dan mengurangi risiko bencana alam melalui penghijauan berkelanjutan.

“Penanaman ini adalah langkah awal untuk mengembalikan kondisi lahan agar kembali lestari. Kemiri dan nilam adalah warisan leluhur yang harus kita hidupkan kembali. Sitinjo mendapat giliran pertama, dan akan disusul oleh seluruh kecamatan di Dairi,” ungkap Bupati Vickner dalam sambutannya.

Selain penanaman pohon, Bupati secara simbolis menyerahkan 1.000 bibit tanaman kemiri kepada kelompok tani di Kecamatan Sitinjo, serta 18 unit tempat sampah hasil sumbangan Alumni SMPN 1 Sidikalang Angkatan 1975.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Vickner juga mengajak masyarakat untuk tetap semangat menjalankan pembangunan meski di tengah keterbatasan anggaran, dengan memperkuat budaya gotong royong.

“Gotong royong adalah kunci keberhasilan pembangunan di Dairi. Tidak hanya dalam program Sejuta Pohon, tetapi juga untuk mendukung program Jata Gena — Jalan Tanpa Genangan Air. Mari kita bantu pemerintah demi Dairi yang lebih baik,” tutupnya.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh unsur Forkopimda, Ketua DPRD Sabam Sibarani, perwakilan Dandim 0206 Dairi, Kadis Pertanian Robot Simanullang, Kadis Lingkungan Hidup Saut M. Sinaga, Camat Sitinjo Untung Nahampun, kepala desa dari Sitinjo, Sitinjo I, dan Sitinjo II, serta ketua dan anggota kelompok tani setempat.(Bernad)