Bupati Oloan Nababan Evaluasi Kinerja 2025, Tekankan Dampak Nyata Program

Rakor Awal Tahun 2026 Fokus Perencanaan Tepat Sasaran dan Kolaboratif.

Keterangan : Bupati Oloan Nababan saat membuka secara resmi Rapat Koordinasi Evaluasi Pelaksanaan Program dan Kegiatan Tahun Anggaran 2025 dan Koordinasi Pelaksanaan Program/ Kegiatan Tahun Anggaran 2026, yang dilaksanakan di Pendopo Perkantoran Bukit Inspirasi Doloksanggul, Selasa (6/1/2026).(Diskominfo)

WB – Humbahas | Bupati Humbang Hasundutan (Humbahas), Dr. Oloan Paniaran Nababan, SH, MH, secara resmi membuka Rapat Koordinasi Evaluasi Pelaksanaan Program dan Kegiatan Tahun Anggaran 2025 serta koordinasi program Tahun Anggaran 2026 di Pendopo Perkantoran Bukit Inspirasi Doloksanggul, Selasa (6/1/2026). Kegiatan ini menjadi forum strategis untuk mengevaluasi kinerja sekaligus menyusun arah pembangunan ke depan.

Dalam sambutannya, Bupati menegaskan bahwa evaluasi tidak semata-mata berfokus pada tingkat serapan anggaran, melainkan pada sejauh mana program yang dijalankan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Ia meminta seluruh perangkat daerah melakukan identifikasi terhadap capaian, kendala, serta hambatan sebagai bahan perbaikan.

Berdasarkan laporan, total belanja daerah setelah perubahan mencapai sekitar Rp1,01 triliun dengan realisasi sebesar 87,29 persen. Sementara pendapatan daerah terealisasi sebesar 98,58 persen dari total anggaran yang ditetapkan. Capaian ini dinilai cukup baik, namun tetap perlu peningkatan kualitas pelaksanaan program.

Bupati juga menyoroti sejumlah tantangan, seperti perencanaan yang belum optimal, koordinasi antar-OPD yang masih perlu diperkuat, serta ketepatan waktu pelaksanaan kegiatan. Ia menegaskan bahwa hal tersebut harus menjadi pembelajaran bersama untuk memperbaiki tata kelola pemerintahan ke depan.

Untuk Tahun Anggaran 2026, Bupati mengarahkan agar seluruh program disusun secara terintegrasi, selaras dengan kebijakan nasional dan daerah, serta disesuaikan dengan kemampuan fiskal. Ia juga menekankan pentingnya percepatan proses administrasi dan pengadaan agar pelaksanaan kegiatan tidak menumpuk di akhir tahun.

Selain itu, peningkatan akuntabilitas dan transparansi menjadi perhatian khusus, terutama dalam pengelolaan anggaran yang berkaitan dengan penanganan bencana. Hal ini penting agar setiap penggunaan anggaran dapat dipertanggungjawabkan secara optimal.

Dalam rapat tersebut, sejumlah perangkat daerah turut memaparkan program kerja dan laporan kinerja, di antaranya Bappelitbangda terkait rencana pembangunan 2026, BPKPD mengenai realisasi anggaran, serta BPBD yang menyampaikan penanganan bencana banjir dan longsor. Dinas Pendidikan juga mengungkapkan bahwa Program Makan Bergizi Gratis akan mulai dilaksanakan pada 8 Januari 2026.

Rakor dihadiri para staf ahli, asisten, pimpinan OPD, camat, serta pejabat administrator dan pengawas. Di awal kegiatan, Bupati juga memberikan apresiasi kepada ASN yang dinilai menunjukkan kinerja terbaik, sebagai motivasi untuk terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.(Bernad)