Brimob Sigap Tangani Kecelakaan, Bongkar Peredaran Narkoba di Tanjung Morawa

Keterangan : Personel Brimob Polda Sumut berhasil mengungkap peredaran narkoba.(Ist)

WartaBerita.co.id – Medan | Kepedulian dan kecepatan respon personel Kompi 2 Batalyon A Pelopor Sat Brimob Polda Sumatera Utara kembali membuahkan hasil. Berawal dari laporan masyarakat tentang kecelakaan tunggal di Jalan Sultan Serdang Pasar 8, tepatnya di depan Gang Proyo, Tanjung Morawa, petugas Brimob berhasil mengungkap kasus peredaran narkoba.

Sekitar pukul 05.30 WIB, dua personel jaga, Aipda Fatkhur Rochman dan Bripda Wanda Prawanda, menemukan seorang pria bernama Rudi Syahputra, warga Tanjung Morawa Pekan, Gang Datuk, tergeletak di pinggir jalan usai mengalami kecelakaan dengan sepeda motornya.

Saat memberikan pertolongan sesuai prosedur standar operasional, petugas menemukan sejumlah barang mencurigakan di tas sandang milik pria tersebut. Setelah diperiksa, ditemukan 2 bungkus besar dan 1 bungkus kecil diduga sabu, 101 butir pil obat keras, satu unit sepeda motor Honda PCX, dua unit ponsel, dan uang tunai sebesar Rp55.000.

“Kami segera mengamankan terduga pelaku ke Mako Kompi yang hanya berjarak 100 meter dari lokasi kejadian. Ini sebagai bentuk kesiapsiagaan kami dalam merespons setiap kondisi darurat,” ujar AKP Alwi Budi Utomo, Komandan Kompi 2 A.

AKP Alwi langsung melaporkan penemuan ini kepada Komandan Batalyon A, Kompol Mukhtar Iswanto Kadoli, S.I.K., M.H., dan melakukan koordinasi dengan Direktorat Narkoba Polda Sumut, Intelijen Sat Brimob, serta Satuan Lalu Lintas Polresta Deli Serdang.

“Koordinasi lintas satuan ini sangat penting agar proses hukum berjalan sesuai prosedur, sekaligus memperkuat sinergi dalam pemberantasan narkoba,” jelasnya.

Pada pagi hari yang sama, terduga pelaku beserta barang bukti diserahkan kepada tim dari Dit Narkoba Polda Sumut yang dipimpin AKP Gunawan Effendi, S.H., selaku Kanit 1 Subdit 2 untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Komandan Batalyon A, Kompol Mukhtar Iswanto Kadoli, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa Brimob tidak hanya hadir sebagai penjaga keamanan, tetapi juga menjadi ujung tombak dalam melawan peredaran narkoba.

“Kami ingin pastikan bahwa masyarakat merasa aman dan terlindungi. Narkoba adalah musuh bersama yang harus dilawan secara serius dan terpadu,” tegasnya.

Aksi cepat dan profesional ini mendapat apresiasi dari masyarakat sekitar yang merasa lebih tenang dengan kehadiran aparat yang sigap dan responsif. Peristiwa ini menunjukkan pentingnya sinergitas antarinstansi dan kepekaan terhadap kondisi di lapangan untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.(Alf)