Pemkab Dairi Laporan Kinerja dalam Aksi Konvergensi Penurunan Stunting dengan Fokus Serius

Keterangan : Foto bersama.(Ist)

 

WartaBerita.co.id – Dairi | Untuk menilai dan memastikan akuntabilitas kinerja pemerintah daerah serta mengevaluasi dan mengapresiasi upaya yang telah dilakukan dalam penurunan angka stunting, Pemkab Dairi melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P3AP2KB) mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Penilaian Kinerja Kabupaten/Kota dalam 8 Aksi Konvergensi Penurunan Stunting yang diadakan secara daring oleh Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian, dan Pengembangan (Bappelitbang) Provinsi Sumatera Utara.

Dalam kesempatan tersebut, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Dairi, Surung Charles Bantjin, yang hadir di Aula Bappeda Dairi pada Rabu (6/3/2025), memaparkan bahwa pada tahun 2024, Pemkab Dairi telah melaksanakan 11 program, 11 kegiatan, dan 35 sub kegiatan yang tersebar di 9 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait penurunan dan pencegahan stunting.

Charles juga menjelaskan bahwa cakupan pelayanan kesehatan ibu hamil yang sesuai standar pada tahun 2023 mencapai 71 persen, sedangkan pada tahun 2024 mencapai 95,56 persen. Selain itu, cakupan anak usia 6 hingga 23 bulan yang menerima MP ASI pada tahun 2023 sebesar 84,74 persen, dan pada tahun 2024 meningkat menjadi 97,8 persen. Pemkab Dairi juga telah melaksanakan Program Bapak Asuh Anak Stunting (BAAS) tahun lalu.

“Setiap tahun, kami terus bekerja sama dengan OPD dan pihak terkait lainnya untuk mencegah dan menurunkan angka stunting. Namun, saya mengingatkan kepada semua pihak terkait, baik OPD teknis maupun pendukung, agar lebih serius dalam merencanakan program-program guna suksesnya program nasional ini. Kita tidak boleh lengah,” tegasnya.

Turut hadir dalam rapat tersebut Kepala Bappeda Romedi Bangun, Kadis P3AP2KB Ruspal Simarmata, Kadis Kesehatan Henry Manik, Kasubag PMD Simon Tony Malau, serta perwakilan dari OPD terkait lainnya. (Bernad)