Tempat Hiburan Malam Menjamur di Kisaran, Pemkab Asahan Disorot

Lokasi Dekat Rumah Ibadah Picu Polemik, Izin dan Penataan Dipertanyakan.

WB – Asahan | Menjamurnya pusat hiburan malam di Kisaran memicu sorotan publik. Sedikitnya belasan tempat hiburan, termasuk diskotik, disebut tumbuh pesat dan sebagian beroperasi berdekatan dengan kawasan pemukiman serta rumah ibadah. Kondisi ini dinilai menimbulkan keresahan sosial dan memicu konflik di tengah masyarakat.

Salah satu yang menjadi perhatian adalah keberadaan tempat hiburan malam “King Bar” di Jalan Ahmad Yani. Lokasinya disebut berada tidak jauh dari Masjid Agung serta lingkungan Kantor Bupati Kabupaten Asahan. Sejumlah kalangan menilai aktivitas hiburan malam dengan musik keras berpotensi mengganggu kenyamanan warga, terutama pada malam hari.

Sorotan juga mengarah kepada Bupati Taufik Zainal Abidin yang dinilai belum mengambil langkah tegas terhadap maraknya tempat hiburan tersebut. Sejumlah wartawan dan elemen masyarakat mempertanyakan pengawasan serta penertiban yang dinilai belum optimal, terlebih dengan lokasi usaha yang sensitif secara sosial.

Selain persoalan ketertiban, status lahan tempat berdirinya lokasi hiburan juga menjadi perhatian. Area tersebut disebut-sebut merupakan eks Hak Guna Usaha (HGU) milik perusahaan swasta yang hingga kini belum memiliki kejelasan status. Hal ini semakin menambah desakan agar pemerintah daerah segera melakukan penataan, baik dari aspek perizinan maupun tata ruang.

Masyarakat berharap adanya langkah konkret dari pemerintah daerah untuk menyeimbangkan pertumbuhan ekonomi dengan ketertiban sosial, sehingga aktivitas usaha tetap berjalan tanpa mengganggu norma dan kenyamanan lingkungan sekitar.(Edi)