dr Susanti Panen Padi Di Kelurahan BP Nauli

dr Susanti di acara Panen Bersama, di Jalan Bahkora Bawah, Dusun Suka Selamat, Kelurahan BP Nauli, Kecamatan Siantar Marihat, Senin (8/5/2023). (Dok. Istimewa)
dr Susanti di acara Panen Bersama, di Jalan Bahkora Bawah, Dusun Suka Selamat, Kelurahan BP Nauli, Kecamatan Siantar Marihat, Senin (8/5/2023). (Dok. Istimewa)

wartaberita.co.id – Pematangsiantar | Wali Kota Pematangsiantar dr Susanti Dewayani SpA menginstruksikan agar meningkatkan produktivitas padi melalui ketersediaan benih, harga terjangkau, dan dapat memberikan keuntungan yang wajar bagi petani. Sehingga petani tetap bergairah meningkatkan produksi pertaniannya.

Hal itu disampaikan dr Susanti dalam sambutannya di acara Panen Bersama, di Jalan Bahkora Bawah, Dusun Suka Selamat, Kelurahan BP Nauli, Kecamatan Siantar Marihat, Senin (8/5/2023) pagi.

dr Susanti mengutarakan, untuk mewujudkan kemandirian pangan nasional, Pemerintah Kota (Pemko) Pematangsiantar melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian telah melakukan peningkatan Indeks Pertanaman (IP) sebagai salah satu upaya dalam meningkatkan produksi padi di Kota Pematang Siantar dengan memanfaatkan teknologi, seperti penggunaan varietas unggul baru.

“Untuk mendukung kemandirian pangan tersebut, maka dilibatkan seluruh komponen masyarakat,” tutur mantan Direktur RSUD dr Djasamen Saragih Pematangsiantar ini.

dr Susanti di acara Panen Bersama, di Jalan Bahkora Bawah, Dusun Suka Selamat, Kelurahan BP Nauli, Kecamatan Siantar Marihat, Senin (8/5/2023). (Dok. Istimewa)

Seperti diketahui, lanjutnya, sektor pertanian di Kota Pematangsiantar sesungguhnya memiliki potensi yang cukup besar, dengan luas sawah 1.314,5 hektare.

“Serta didukung sumber daya alam yang memadai, akan kita manfaatkan secara optimal,” tukas wali kota perempuan pertama di Kota Pematangsiantar itu.

Sebelumnya, Plt Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Pemko Pematangsiantar Legianto P Manurung melaporkan, Pemko PPematangsiantar pada tahun 2023 mengalokasikan anggaran untuk pengadaan bantuan benih unggul bersertifikat kepada kelompok tani di Kota Pematangsiantar, yakni bantuan benih padi bersumber dari dana APBD Pemko Pematangsiantar sebanyak 7.500 kilogram atau setara dengan luas pertanaman sebanyak 300 hektare.

Kemudian, sambungnya, bantuan benih padi dari sumber dana APBN melalui Dinas Ketahanan Pangan Tanaman Pangan dan Holtikultura Provinsi Sumatera Utara (Sumut) sebanyak 12.500 kilogram, atau setara dengan luas pertanaman 500 hektare.

dr Susanti di acara Panen Bersama, di Jalan Bahkora Bawah, Dusun Suka Selamat, Kelurahan BP Nauli, Kecamatan Siantar Marihat, Senin (8/5/2023). (Dok. Istimewa)

“Serta bantuan benih kacang tanah sumber dana APBD Dinas Ketahanan Pangan Tanaman Pangan dan Holtikultura Provinsi Sumatera Utara sebanyak 640 kilogram, setara dengan luas pertanaman 700 hektare,” terangnya.

Ditambahkan Legianto Manurung, di lokasi yang dilakukan panen bersama, telah dilaksanakan pengubinan, bersama pihak BPS Kota Pematangsiantar. Hasilnya, produksi padi per hektare (produktivitas) sebesar 10,4 ton.

“Hal ini dinilai sudah cukup baik. Kiranya dapat ditingkatkan ke depannya dengan menerapkan paket teknologi yang lebih baik lagi,” pungkasnya.

Selain panen padi bersama, kegiatan ini juga diisi dengan menyerahkan bantuan benih padi unggul bersertifikat secara simbolis kepada perwakilan kelompok tani penerima.