Festival Pop-Dut PPMA Asahan Semarakkan HUT RI ke-81

Sebanyak 58 peserta unjuk bakat, ajang musik rakyat diharapkan melahirkan penyanyi berbakat dan menggerakkan UMKM.

Keterangan : Festival Pop-Dut PPMA Asahan.(Dok/Ist)

WB – Asahan | Dewan Pengurus Pusat Perkumpulan Persaudaraan Masyarakat Asahan (DPP PPMA) menggelar Festival Pop dan Dangdut atau Pop-Dut dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Pembukaan festival berlangsung di Gedung Pujakesuma atau Joglo, Jalan Taufan Gama Simatupang, Kelurahan Sei Renggas, Kecamatan Kisaran Barat, Kabupaten Asahan, Sumatera Utara, Minggu (23/8/2026).

Festival tersebut menjadi wadah bagi masyarakat untuk menyalurkan bakat dan hobi di bidang tarik suara, khususnya bagi warga Kabupaten Asahan dan daerah sekitarnya. Antusiasme peserta maupun masyarakat terlihat cukup tinggi sejak kegiatan dibuka.

Ketua Panitia, Tri Wulandari, mengatakan sebanyak 58 peserta ambil bagian dalam festival tersebut. Mereka terbagi dalam dua kategori, yakni 39 peserta kategori pop dan 19 peserta kategori dangdut.

“Peserta yang mengikuti festival kali ini berjumlah 58 orang. Mereka berkompetisi secara sportif dan antusiasme masyarakat juga cukup tinggi. Kegiatan ini menjadi hiburan sekaligus wadah bagi masyarakat untuk menunjukkan bakatnya,” ujar Tri Wulandari.

Menurutnya, festival Pop-Dut tidak hanya menjadi ajang perlombaan, tetapi juga bagian dari upaya membangun ruang kreativitas bagi masyarakat. Para peserta diberi kesempatan untuk tampil dan menunjukkan kemampuan terbaik mereka di hadapan masyarakat.

Sementara itu, Sekretaris DPP PPMA, Iskandar, mengatakan musik pop dan dangdut memiliki kedekatan yang kuat dengan kehidupan masyarakat. Karena itu, pihaknya memilih festival musik sebagai salah satu rangkaian kegiatan untuk menyemarakkan peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-81.

“Pop dan dangdut sangat merakyat. Rasanya perayaan kemerdekaan kurang lengkap tanpa hiburan yang bisa dinikmati masyarakat. Karena itu, kami menggelar Festival Pop-Dut agar peringatan HUT RI tahun ini semakin meriah,” katanya.

Selain festival tarik suara, DPP PPMA juga telah menyiapkan dan melaksanakan sejumlah kegiatan lainnya dalam rangka menyambut HUT ke-81 RI. Di antaranya lomba menghias nasi tumpeng, pelaksanaan upacara bendera, senam massal, serta pencabutan undian dengan ratusan hadiah bagi peserta dan masyarakat.

Iskandar berharap kegiatan tersebut dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan dari tahun ke tahun. Menurutnya, kegiatan kemasyarakatan seperti ini tidak hanya memberikan hiburan, tetapi juga dapat memberikan dampak positif bagi pelaku UMKM dan pedagang kecil yang turut terlibat.

“Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat bagi masyarakat. Selain itu, mari bersama-sama menjaga kekompakan, kebersamaan, ketertiban dan keamanan, khususnya di Kabupaten Asahan,” ujarnya.

Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin yang diwakili Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Asahan, Musa Albakri, turut memberikan apresiasi atas terselenggaranya Festival Pop-Dut tersebut. Pemerintah daerah menilai kegiatan itu dapat menjadi sarana positif untuk mengembangkan potensi dan kreativitas masyarakat.

Musa berharap festival tersebut berjalan lancar dan mampu melahirkan bibit-bibit penyanyi berbakat yang nantinya dapat mengharumkan nama Kabupaten Asahan.

Ia juga memberikan semangat kepada seluruh peserta agar tampil percaya diri dan menikmati setiap proses perlombaan.

“Menang atau kalah adalah hal biasa. Yang terpenting, tampilkan kemampuan terbaik, percaya diri, nikmati setiap alunan musik dan berikan hiburan yang terbaik kepada masyarakat,” pesannya.

Melalui Festival Pop-Dut ini, semangat peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI tidak hanya diwujudkan dalam kegiatan seremonial, tetapi juga melalui ruang kreativitas, hiburan rakyat, penguatan kebersamaan serta dukungan terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat kecil dan pelaku UMKM di Kabupaten Asahan.(Edi)