WB – Asahan|Keberadaan seorang perempuan paruh baya yang diduga meminta-minta secara memaksa menghebohkan warga di Kecamatan Kota Kisaran Timur, Kabupaten Asahan, Sumatra Utara, Jumat (27/2/2026). Perempuan yang mengaku bernama Ratna (38) tersebut disebut telah lama berkeliling meminta uang dengan alasan kebutuhan biaya pengobatan.
Berdasarkan keterangan yang dihimpun dari warga, Ratna mengaku telah menjalani aktivitas mengemis selama kurang lebih dua tahun. Ia menyebut uang yang diperoleh dari hasil meminta-minta digunakan untuk keperluan berobat dan dikelola oleh ibunya.
“Sudah dua tahun aku mengemis, uangnya untuk berobat. Yang pegang uang mamak,” ujar Ratna saat dimintai keterangan oleh warga di lokasi.
Ratna juga mengaku belum pernah menerima bantuan sosial dari pemerintah, baik dalam bentuk uang tunai maupun bantuan sembako. Ia menyampaikan tinggal bersama kedua orang tuanya dan hingga kini belum menikah.
Namun, sejumlah warga setempat mengaku merasa resah dengan cara Ratna saat meminta uang. Menurut mereka, perempuan tersebut kerap datang berulang kali ke lingkungan yang sama dan dinilai memaksa ketika meminta uang kepada warga.
“Sudah sering datang ke sini. Kalau meminta cenderung memaksa, kalau tidak diberi malah marah-marah,” ungkap salah seorang warga.
Dari pantauan di lapangan, Ratna terlihat membawa sebuah tas berwarna merah serta menggunakan telepon genggam saat berkeliling. Ketika ditanya mengenai jumlah penghasilan yang diperoleh setiap hari, yang bersangkutan enggan memberikan jawaban.
Warga berharap pihak terkait dapat melakukan pendataan dan penanganan sosial agar situasi tetap kondusif sekaligus memastikan apakah yang bersangkutan membutuhkan bantuan medis maupun sosial secara resmi dari pemerintah daerah.(Edi)












