Diduga Korsleting, Bus PT RAPI Terbakar di Jalinsum Asahan

Tidak Ada Korban Jiwa, Polisi Imbau Pengemudi Periksa Kendaraan Sebelum Jalan

WartaBerita.co.id – Asahan|Sebuah bus penumpang milik PT RAPI dengan nomor polisi BK 7611 DO hangus terbakar di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) Medan–Rantau Prapat KM 205–206, tepatnya di Desa Tunggul 45, Kecamatan Pulau Rakyat, Kabupaten Asahan, Jumat (24/10/2025) sekitar pukul 01.00 WIB.

Kasat Lantas Polres Asahan AKP Jonni FH Sinaga, S.H. mengonfirmasi bahwa insiden tersebut tidak menimbulkan korban jiwa, namun menyebabkan kerugian material karena seluruh badan bus ludes dilalap api.

Menurut keterangan di lapangan, pengemudi bus, Natanail Bukit, awalnya mencium bau asap dari dalam kabin kendaraan. Ia segera menghentikan bus dan melakukan pemeriksaan. Saat dicek, terlihat asap tebal dan kobaran api muncul di bawah tangki bahan bakar. Dalam hitungan menit, api membesar dan membakar seluruh bagian bus.

Petugas Pos Lantas Pulau Raja, Aipda Agus S. Hasibuan, S.H., yang menerima laporan dari warga sekitar, segera menghubungi petugas pemadam kebakaran serta Kanit Turjagwali Satlantas Polres Asahan, Ipda Cristianshen, S.H., untuk membantu pengaturan lalu lintas dan penanganan di lokasi kejadian.

Sekitar pukul 01.05 WIB, personel Satlantas Polres Asahan tiba di lokasi dan mendapati bus dalam kondisi sudah terbakar hebat. Proses pemadaman api sempat terhambat karena lokasi kejadian jauh dari pemukiman warga dan sulitnya akses air.

“Beruntung, bus dalam keadaan kosong dan tidak mengangkut penumpang saat insiden terjadi. Tidak ada korban jiwa, hanya kerugian material akibat kendaraan yang terbakar,” jelas AKP Jonni FH Sinaga kepada wartawan.

Ia menambahkan, dugaan sementara penyebab kebakaran berasal dari korsleting listrik di bawah tangki minyak, namun penyelidikan lebih lanjut masih dilakukan oleh pihak kepolisian.

Kepolisian Resor Asahan mengimbau seluruh pengemudi angkutan umum maupun pribadi untuk rutin memeriksa kondisi kelistrikan dan mesin kendaraan sebelum beroperasi, guna mencegah kejadian serupa.

“Keselamatan penumpang dan pengemudi menjadi prioritas utama. Kami akan terus memastikan keamanan dan ketertiban lalu lintas di wilayah hukum Polres Asahan,” tegas AKP Jonni.(Edi)