Pemkab Dairi Resmikan Pojok UMKM dan Tutup Dairi Camp Preuneur 2025

Sebanyak 80 UMKM Dairi siap naik kelas melalui pembinaan intensif dan kolaborasi lintas lembaga.

WB – Dairi | Pemerintah Kabupaten Dairi melalui Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UMKM menggelar Closing Ceremony Dairi Camp Preuneur 2025 sekaligus meresmikan Pojok UMKM Kabupaten Dairi di area Toko Ritel, Selasa (18/11/2025). Acara yang berlangsung di pelataran Indomaret depan Kantor Bupati Dairi ini menjadi penutup rangkaian kegiatan yang telah dimulai sejak 31 Oktober di Balai Karina Sidikalang.

Mewakili Bupati Dairi, Sekretaris Daerah Charles Bantjin menyampaikan bahwa Camp Preuneur menjadi ruang strategis bagi pelaku UMKM untuk mendapatkan pembinaan menyeluruh, mulai dari pelatihan, pendampingan, hingga inkubasi bisnis. Ia menilai, UMKM Dairi mampu bersaing di pasar lebih luas jika diberikan ruang berinovasi dan difasilitasi melalui ekosistem kewirausahaan yang terstruktur.

Pemerintah, kata Sekda, ingin membangun ekosistem yang kuat agar pelaku UMKM tidak hanya bertahan, tetapi mampu tumbuh, berinovasi, dan bersaing melalui penguatan branding, pemasaran, serta inovasi produk. Sebanyak 80 UMKM yang terjaring dalam program ini diharapkan menjadi penggerak baru sektor ekonomi lokal setelah mengikuti rangkaian workshop, monitoring, pitching, dan business matching.

Asisten Deputi Rantai Pasok UMKM Kemendag RI, Pristianto, mengapresiasi langkah Pemkab Dairi yang dinilai responsif terhadap program penguatan UMKM. Ia menilai kolaborasi ini luar biasa karena proses persiapannya dilakukan secara daring, namun tetap menghasilkan dampak signifikan. Kemendag RI, tambahnya, memiliki tiga fokus pengembangan UMKM yaitu penguatan pasar dalam negeri, perluasan pasar ekspor, dan mendorong produk UMKM menembus pasar global.

Acara turut dihadiri Kadisperindagkp Fatimah Boang Manalu, Direktur Bina Usaha Kemendag RI Septo Soepriyanto, jajaran Aprindo, pimpinan Indomaret dan Alfagroup, perbankan daerah, serta para pelaku UMKM Dairi. Program ini diharapkan menjadi langkah konkret untuk memperluas akses pasar UMKM dan membangun jejaring bisnis yang lebih kuat di Kabupaten Dairi.(Bernad)